The Great Biz

...Helping people to get success....

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Wellness News Madu Sebagai Obat

Madu Sebagai Obat

E-mail

MADU SEBAGAI OBAT

  
Tubuh manusia dapat digambarkan dengan hutan yang di dalamnya terdapat berbagai tumbuhan. Namun, tumbuhan yang hidup dalam tubuh manusia sebagian besar adalah memiliki hanya satu sel, disebut dengan bakteri. Bakteri berada pada seluruh sistem tubuh manusia, mulai dari sistem nutrisi, transportasi, respirasi, ekskresi dan reproduksi. Dalam sistem pencernaan, bakteri menyebar mulai dari rongga mulut, pharinks, lambung, hati, pankreas, usus halus, usus besar sampai anus.

Bakteri itu dikelompokkan menjadi bakteri "baik" dan bakteri "jahat" atau patogen. Populasi bakteri "baik" dan bakteri "jahat" di dalam usus berinteraksi dan membentuk keseimbangan yang disebut "flora usus". Pada saat populasi bakteri "baik" lebih dominan, maka usus dalam keadaan sehat. Sebaliknya, kalau bakteri "jahat" lebih dominan maka usus disebut sebagai dihinggapi penyakit. Fungsi usus sebagai "pabrik" berbagai enzim pencernaan akan terganggu.

Beberapa contoh bakteri "jahat", Clastidium tetani menyebabkan tetanus, Salmonella tiphi menyebabkan tipus, Micobacterium tubercolusis menyebabkan TBC, Bacillus antracis menyebabkan peradangan limpa dan hati (antraks), Vibrio comma menyebabkan kolera, Shigella dysentrie menyebabkan disentri, Pasteurela pestis menyebabkan pes, dan Micobacterium keprae menyebabkan lepra. Sedangkan contoh bakteri baik, antara lain Bacterium coli yang hidup dalam usus besar membantu proses pencernaan, Bifidobakteria dan Lactobacillus.

Selain terdapat dalam sistem pencernaan, bakteri dapat menyebar ke sistem tubuh lainnya dan menimbulkan berbagai penyakit. Bakteri "jahat" yang memasuki tubuh manusia dapat menimbulkan reaksi tubuh secara lokal yang disebut radang (inflamasi), kemudian dapat menyebar (infeksi). Namun infeksi tidak selalu diawali dengan radang, misalnya pada malaria yang disebabkan oleh Plasmodium sp.

Beberapa jenis peradangan yang cukup dikenal, antara lain radang amandel, radang ginjal, radang prostat, radang lambung, radang mata, radang pembungkus jantung, radang rahim, radang saluran kemih, radang telinga, radang zakar, radang saluran nafas, radang sendi dan sebagainya.

Untuk menekan daya tumbuh bakteri "jahat", dapat digunakan antibiotik. Namun penggunaan antibiotik yang sangat luas akhir-akhir ini merupakan salah satu penyebab ikut terbunuhnya bakteri "baik" di saluran pencernaan. Penggunaan antibiotik harus benar-benar sesuai indikasi yang dianjurkan oleh dokter. Untuk mengendalikan bakteri "jahat" dengan tanpa mengganggu keberadaan bakteri "baik" dapat digunakan senyawa prebiotik, yang antara lain terdapat dalam madu. Paling tidak ada empat faktor yang menyebabkan madu bersifat prebiotik atau antibakteri "jahat".

Pertama, kadar gula madu yang tinggi (terdiri dari glukosa 34,0%, fruktosa 40,54% dan sukrosa 1,9%) mampu menghambat pertumbuhan dan perkembangan bakteri. Dalam kondisi yang demikian, bagian sel bakteri yang hidup (protoplasma) akan terlepas dari dinding sel, sehingga tidak mampu lagi beraktifitas.

Kedua, madu bersifat masam (mengandung asam formiat, asam malat, asam asetat, asam sitrat, asam suksinat, dengn pH sekitar 3-4), dalam kondisi ini bakteri "jahat" tidak dapat bertahan.

Ketiga, madu mengandung senyawa organik yang bersifat antibakteri "jahat", antara lain inhibine dari kelompok flavonoid, glikosida dan polyphenol. Sedangkan senyawa antibakteri "jahat" yang telah terindentifikasi dari susu ratu atau royal jelly (bahan cair seperti susu yang dihasilkan oleh kelenjar hypopharyngeal lebah pekerja muda) ialah 10-hidroxidecen-2-oic acid. (Lebah madu biasanya berkelompok, terdiri seekor ratu yang bertugas memimpin koloni dan bertelur menghasilkan anggota baru dari koloninya, dibantu oleh ratusan pejantan yang bertugas khusus "mengawini" sang ratu. Selain itu ada lebah pekerja, terdiri dari lebah betina yang mandul, yang bertugas mencari makanan, membuat dan mengatur sarang).

Keempat, madu mengandung senyawa radikal hidrogen peroksida (H2O2) yang bersifat dapat membunuh bakteri "jahat" dan mikroorganisme patogen lainnya. Caranya, senyawa bersifat racun tersebut secara reaktif merusak gugus fungsi biomolekul pada sel bakteri "jahat". Namun karena madu mengandung enzim katalase, setelah meracuni bakteri "jahat", dengan segera merombak hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen.

Tak heran jika khasiat madu tercatat dalam sejarah panjang peradaban umat manusia. Dalam peradaban Mesir kuno terungkap, selain digunakan untuk obat, madu dipakai sebagai bahan pengawet. Mummi-mummi bisa bertahan ribuan tahun karena diawetkan dengan madu dan ramuan lainnya.

Penggunaan madu juga tercatat dalam peradaban Romawi, India, Arab, Cina dan bangsa-bangsa lainnya. Bapak ilmu kedokteran, Ibnu Sina (890-1037) dalam usia manula konon masih segar bugar dan berpenampilan seperti anak muda. Rahasianya ternyata hampir setiap makanannya selalu dicampur madu. Untuk menyembuhkan penyakit TBC paru-paru, Ibnu Sina membuat "resep", mencampurkan beberapa puluh gram madu dengan mahkota bunga mawar, kemudian dimakan.

Madu juga merupakan penawar bagi infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) seperti influenza (penyebabnya virus influensa tipe A, B dan C). yang merupakan penyakit paling banyak diderita oleh jemaah haji. Tak heran jika madu disarankan menjadi salah satu bekal kesehatan jemaah haji.

Untuk tujuan pengobatan, pencegahan atau menjaga stamina tubuh supaya tahan terhadap gempuran berbagai penyakit, bagi orang dewasa dianjurkan mengkonsumsi madu 100-200 gram per hari dan anak-anak 30-75 gram per hari, dapat diminum secara langsung atau dicampur dengan air seperti sirup, untuk selai pada roti, atau bahan makanan lainnya.
Madu merupakan suatu antiseptik alami. Beberapa jurnal medis telah menyebutkan lebih dari 600 kasus yang memanfaatkan madu sebagai obat untuk luka. Dengan menggunakan madu pada pembalut luka, tingkat kesembuhannya adalah seperempat kali lebih cepat ketimbang cuma menggunakan pengobatan biasa.
Madu memiliki efek anti peradangan alami, yang menyebabkan luka bisa sembuh lebih cepat. Di samping itu, madu juga mengandung fitokimia - zat-zat kimia yang terdapat dalam berbagai jenis tumbuhan dan bahan makanan - yang dapat memusnahkan virus, bakteri dan jamur. Karena sebagian besar bakteri tidak bisa bertahan hidup dalam madu, maka luka bisa sembuh lebih cepat, pembengkakan bisa lebih berkurang dan jaringan yang rusak bisa tumbuh kembali.
 
Madu Sebagai Food Supplement / Kandungan Gizi di dalam Madu
Madu memiliki kandungan gizi yang tinggi. Setiap 100 gram madu mengandung 280-330 kalori; Lebih dari 765 gula (fruktosa, glukosa dan sukrosa); Mineral terdiri dari 5 mg kalsium, 15-17 mg posfar, 0,4-1,0 mg zat besi, mangan, kalium, belerang, aluminium, dan silikat; Vitamin meliputi 1-6 mg vitamin C, vit B1, B2, B6, asam panthotenat, asam nikotinat; Enzim-enzim invertase, katalase, inulase, peroksidase; Asam organik, termasuk berbagai asam amino esensial, zat warna karoten; Zat aromatis seperti terpen, aldehida, ester, manitol, dulcitol, dan sebagainya. Selain itu juga mengandung biogenetik stimulants, yaitu zat yang dapat merangsang aktivitas pertumbuhan sel tubuh manusia.
 

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari madu : 

1. Kerontokan rambut

Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian itu juga membuktikan ramuan yang didiamkan dikepala selama 5 menit pun tetap efektif.

2. Infeksi kandung kemih

Campurkan 2 sendok makan bubuk kayumanis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman dalam kandung kemih.

3. Sakit gigi

Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu.

4. Kolesterol

Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ounce (16 kali 28 gram kira kira 1 pon = 454 gram) air teh. Ramuan ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10 persen dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.

5. Pilek

Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan ¼ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus.

6. Mandul

Pengobatan Yunani dan Ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen (air mani = sperma) para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad-abad lalu.

Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh. Ada pasangan suami istri dari Maryland tidak memiliki keturunan selama 14 tahun dan nyaris putus asa. Ketika mengetahui khasiat kayu manis dan madu, mereka mengkonsumsi ramuan tersebut. Sang istri mulai mengandung dan melahirkan bayi kembar.

7. Sakit perut

Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai ke akar-akarnya.

8. Kembung

Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut.

9. Bau napas

Satu sendok teh madu dan bubuk kayu manis yang dicampur dalam air panas dapat membuat nafas tetap segar sehari penuh. Orang Amerika Selatan biasa meminum ramuan tersebut di pagi hari.

10. Sakit kepala sinus

Minum campuran madu dan juice jeruk dapat menyembuhkan sakit kepala karena sinus.

11. Kelelahan

Studi terakhir menunjukkan bahwa kandungan gula dalam madu lebih bermanfaat daripada merugi-kan bagi tubuh. Warga usia lanjut yang mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dengan ukur-an sama, terbukti lebih bugar dan fleksibel. Penelitian Dr. Milton membuktikan ½ sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitali-tas tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat vitalitas tubuh menurun.

12. Kanker

Riset terakhir di Jepang dan Australia menunjukan bahwa kanker perut dan tulang stadium lanjut dapat disembuhkan dengan madu dan kayu manis. Pasien cukup minum 1 sendok makan madu dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis selama sebulan 3 kali sehari.

13. Kelebihan berat badan

Minum segelas air yang direbus bersama madu dan bubuk kayu manis setiap pagi ½ jam sebelum sarapan atau saat perut masih kosong. Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, bahkan bagi orang yang sangat gemuk, minum ramuan ini secara teratur akan mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meski tetap makan makanan kalori tinggi.

14. Influenza

Ilmuwan Spanyol telah membuktikan bahwa madu berisi kandungan alami yang membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu. Maka minumlah madu ketika akan flu.

15. Jerawat

Oleskan 3 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis pada wajah sebelum tidur. Basuh keesokan harinya dengan air hangat. Bila dilakukan rutin setiap hari selama 2 minggu, akan menyembuhkan jerawat sampai ke akar-akarnya.

16. Infeksi kulit

Ambil 1 bagian madu dan 1 bagian bubuk kayu manis, oleskan pada bagian kulit yang sakit.

17. Mencegah penuaan

Teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum tiap hari dapat mencegah penuaan. Ambil 4 sendok madu, 1 sendok bubuk kayu manis dan 3 cangkir air kemudian rebus seperti mem-buat teh. Minumlah sebanyak 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar dan halus serta men-cegah penuaan. Harapan hidup juga bertambah

18. Arthritis (radang sendi / Encok)

Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam-suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1-2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam.

Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan ½ sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total. Kebanyakan pasien yang tidak dapat berjalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit.

19. Penyakit jantung

Oleskan madu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap harinya. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi resiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua.

Konsumsi madu dan kayu manis secara teratur dapat memperlancar pernapasan dan memperkuat detak jantung. Panti Wredha (jompo) di Amerika dan Kanada, berhasil mengobati penghuninya yang memiliki gangguan pembuluh darah karena tersumbat, dan berkurang fleksibilitasnya karena usia, dengan ramuan tersebut.

Last Updated on Saturday, 03 October 2009 14:52  

Info Dokter