The Great Biz

...Helping people to get success....

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Wellness News
Wellness News

Miliki Tubuh Langsing

E-mail

  

Miliki Tubuh Langsing

 

Perempuan mana yang tubuhnya tak mau seperti Sophia Latjuba, Dian Nitami, atau Davina?  Mereka memiliki tubuh yang langsing. Davina, model dari Look Model Inc. ini menjadi ciri produk Nutrilite Weight Management Program dari Amway. Tampilnya mereka seakan menunjukkan bahwa memiliki badan langsing bukanlah khayalan. Asal... ikuti programnya. Cuma, agar keindahan tubuh itu langgeng, dituntut sebuah pengorbanan juga, material dan imaterial. Harga paketnya tak murah dan perlu tekad bulat plus kuat.

Kalau tidak punya kedua-duanya, barangkali lebih baik mengikuti saran Sir Harry Secombe, komedian, penyanyi, sekaligus penulis kelahiran Wales. Menurut dia, "Jika Anda berkukuh ingin tetap langsing, sebenarnya Anda bisa makan sebanyak-banyaknya, tapi jangan sekali-kali menelannya." Simpel kan? Tapi bisakah?

Kebanyakan orang takkan rela setelah mengunyah 10 tusuk sate langsung membuang ampasnya seperti makan daun sirih. Saat mencium aroma dan mencicipi rasanya, tak ada yang tahan memakannya seperti daun sirih dan buah pinang. Prof Dr Ir Ali Khomsan MS, ahli gizi masyarakat, menyebutkan, orang gemuk kebanyakan dikendalikan oleh aroma dan rasa makanan. Keduanya merupakan faktor eksternal dari nafsu makan. Faktor internalnya berupa rasa lapar saja.

Bila dorongan faktor eksternal lebih besar daripada internal, terjadilah kegemukan itu. Meski, kata dosen IPB ini, kegemukan juga dipengaruhi unsur genetik. Bila kedua orang tuanya gemuk, anaknya 80 persen akan gemuk. Bila hanya salah satu, kemungkinan kelebihan berat badan hanya 40 persen. Bila berat badan kedua orang tua normal, kemungkinan kegemukan hanya 7 persen.

Ada baiknya mengenali faktor-faktor itu. Hal itu menjadi bekal ketika melangkah ke sebuah pusat pelangsingan tubuh. Maklum, kerap kali tubuh yang indah tak cuma tergantung pada program, tapi juga latihan kebugaran dan pola makan. Memang, ada cara atau mesin yang cepat mengurangi kadar lemak di dalam tubuh, tapi bukan berarti Anda bisa langsung seperti Davina, Dian, ataupun Sophia. Serangkaian langkah pendukung itu perlu dilakoni pula.

Mau tetap langsing seperti Sophia Latjuba seperti terlihat dalam iklan Impressions di media cetak? Program pelangsingan memang tak cuma bagi yang memiliki berat badan berlebih. Bagi orang yang ingin menjaga tubuhnya tetap langsing bisa juga dengan cara body wrapping. Di Impressions, per 10 sesi biayanya Rp 4 juta. Per sesi memerlukan waktu satu jam. Pilihan tempatnya cukup banyak, sekitar 25 pusat kelangsingan label ini tersebar di Jakarta.

Langsing seperti Davina lain lagi. Nutrilite dari Amway tergolong baru dalam soal program penurunan berat badan. Nutrilite Weight Management Program baru diluncurkan tahun ini. Paketnya, tak hanya berupa produk, tapi juga perangkat pendukungnya. Tina Prabowo, Senior Manager Marketing & Corporate Communications PT Amway Indonesia, menyebutkan, produk Nutrilite memiliki kandungan yang dibutuhkan untuk program manajemen berat badan.

Produknya tak satu. Untuk penurunan berat badan terdiri dari Positrim, Carb Blocker, Fruit & Vegetable Fiber, Protein Powder, dan  Lecithin E. Masing-masing punya peran berbeda. Positrim menjadi pengganti makanan, hingga membuat pelaku diet tidak menjadi kekurangan gizi. "Bila asupannya dari makanan kurang, diimbangi oleh Positrim," kata Tina.

Lain lagi dengan Carb Blocker, ditelan tiga butir sebelum makan untuk membatasi penyerapan karbohidrat. Fruit & Vegetable Fiber yang dikonsumsi dengan cara dikunyah ternyata sangat bermanfaat. Di antaranya, membantu sistem percernaan, mengurangi penyerapan lemak, dan memberi efek kenyang lebih lama. Alhasil, Anda dijamin tak mudah lapar. Ada lagi, Protein Podwer. Yang ini bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan protein setiap hari, menjaga stamina, dan menambah kalori tanpa menambah lemak berlebih. Ditambah Lecithin E, yang juga akan membantu metabolisme tubuh dan mengurangi penyerapan lemak dalam tubuh. Tersedia tiga paket. Basic Pack, Intermediate Pack, dan Advance Pack.

Diet akan sempurna jika dibarengi latihan kebugaran. Maka Nutrilite juga menawarkan perangkat pendukung berupa Nutrilie Exercise VCD untuk melakukan olah tubuh dari instruktur berpengalaman. Selain itu, ada juga GuideBook yang memandu menjalankan program WMP dan Dietary Menu Book yang berisi menu diet yang disusun ahli gizi. Terakhir, ada BodyScale, alat ukur yang membantu mengontrol perubahan ukuran dan berat tubuh.

Meski tergolong anyar, Amway sudah menunjukkan sebuah bukti. Sebelumnya memang perusahaan yang pemasarannya dilakukan via multilevel marketing ini mengadakan kontes orang gemuk yang ingin mengikuti program WMP selama 10 minggu. Syarif, pria asal Manado yang baru setahun di Jakarta, yang meraih predikat pertama.

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Samratulangi ini berhasil menurunkan berat badan dari 86 kg menjadi 63,3 kg dalam 10 minggu. Tak hanya itu, kadar lemak dalam tubuhnya juga merosot. Ia tak sekadar harus menahan nafsu makan, pemuda yang biasa dipanggil Ipul ini juga mesti melakukan latihan kebugaran yang dirasa cukup berat awalnya. "Seminggu pertama saya ke gym rasanya mau berhenti saja ikut program ini," ujarnya. Untunglah, ada saudara yang memberi semangat. Kini, ia malahan ketagihan berlatih di pusat kebugaran. Di rumah, ia juga melakukan gerakan push up secara teratur.
 


Last Updated on Thursday, 24 September 2009 10:35
 

Vitamin D mampu kurangi resiko Alzheimer

E-mail

 

Vitamin D Mampu Kurangi Risiko Alzheimer


SEBUAH penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengkonsumsi vitamin D ternyata mampu mengurangi risiko berkembangnya penyakit demensia alzheimer dan penyakit syaraf lainnya.

Peninsula Medical School, University of Cambridge, dan University of Michigan yang telah melakukan riset terhadap manfaat dari vitamin D, selain untuk kebutuhan tulang dan kalsium.

Seperti dilansir Femalefirst, Selasa (27/1/2009), tes dan uji coba yang mereka lakukan menunjukkan seseorang yang mengonsumsi satu dosis vitamin D mampu mengurangi satu level pertumbuhan penyakit yang cukup mengkhawatirkan tersebut.

Sedangkan bagi seseorang yang mengonsumsi vitamin D dalam jumlah minim, berisiko lebih tinggi terserang penyakit syaraf.

Sebelumnya, vitamin D hanya diketahui sebagai vitamin untuk kalsium di mana mampu menguatkan tulang dan gigi serta mencegahnya dari gangguan maupun infeksi.

 Vitamin D bisa didapat secara natural yakni dari cahaya matahari. Namun kendalanya, kita akan kesulitan mendapatkannya jika cuaca sedang mendung dan sang surya sedang terselemuti awan ?


Sekadar diketahui alzheimer jenis kepikunan yang "mengerikan" karena dapat melumpuhkan pikiran dan kecerdasan seseorang. Keadaan ini ditunjukkan dengan kemunduran fungsi intelektual dan emosional secara progresif dan perlahan sehingga mengganggu kegiatan sosial sehari-hari.
 
Mereka yang rentan terserang kepikunan alzheimer ini adalah para lansia di atas 60 tahun, tetapi orang dewasa muda juga tak tertutup kemungkinan bila memiliki faktor risiko keturunan. Bahkan, penderita demensia alzheimer berusia 40 tahun pernah ditemukan di Indonesia.

Hanya ada satu vitamin D yang natural, yang diproduksi oleh perusahaan food supplement yang paling tua di dunia yang berumur lebih dari 70 tahun, untuk info mengenai vitamin D tsb silahkan click di sini.

 

Last Updated on Thursday, 24 September 2009 10:36
 

Madu Sebagai Obat

E-mail

MADU SEBAGAI OBAT

  
Tubuh manusia dapat digambarkan dengan hutan yang di dalamnya terdapat berbagai tumbuhan. Namun, tumbuhan yang hidup dalam tubuh manusia sebagian besar adalah memiliki hanya satu sel, disebut dengan bakteri. Bakteri berada pada seluruh sistem tubuh manusia, mulai dari sistem nutrisi, transportasi, respirasi, ekskresi dan reproduksi. Dalam sistem pencernaan, bakteri menyebar mulai dari rongga mulut, pharinks, lambung, hati, pankreas, usus halus, usus besar sampai anus.

Bakteri itu dikelompokkan menjadi bakteri "baik" dan bakteri "jahat" atau patogen. Populasi bakteri "baik" dan bakteri "jahat" di dalam usus berinteraksi dan membentuk keseimbangan yang disebut "flora usus". Pada saat populasi bakteri "baik" lebih dominan, maka usus dalam keadaan sehat. Sebaliknya, kalau bakteri "jahat" lebih dominan maka usus disebut sebagai dihinggapi penyakit. Fungsi usus sebagai "pabrik" berbagai enzim pencernaan akan terganggu.

Beberapa contoh bakteri "jahat", Clastidium tetani menyebabkan tetanus, Salmonella tiphi menyebabkan tipus, Micobacterium tubercolusis menyebabkan TBC, Bacillus antracis menyebabkan peradangan limpa dan hati (antraks), Vibrio comma menyebabkan kolera, Shigella dysentrie menyebabkan disentri, Pasteurela pestis menyebabkan pes, dan Micobacterium keprae menyebabkan lepra. Sedangkan contoh bakteri baik, antara lain Bacterium coli yang hidup dalam usus besar membantu proses pencernaan, Bifidobakteria dan Lactobacillus.

Selain terdapat dalam sistem pencernaan, bakteri dapat menyebar ke sistem tubuh lainnya dan menimbulkan berbagai penyakit. Bakteri "jahat" yang memasuki tubuh manusia dapat menimbulkan reaksi tubuh secara lokal yang disebut radang (inflamasi), kemudian dapat menyebar (infeksi). Namun infeksi tidak selalu diawali dengan radang, misalnya pada malaria yang disebabkan oleh Plasmodium sp.

Beberapa jenis peradangan yang cukup dikenal, antara lain radang amandel, radang ginjal, radang prostat, radang lambung, radang mata, radang pembungkus jantung, radang rahim, radang saluran kemih, radang telinga, radang zakar, radang saluran nafas, radang sendi dan sebagainya.
Last Updated on Saturday, 03 October 2009 14:52 Read more...
 

Ekstrak Meniran Bantu Penderita AIDS

E-mail

 

 Ekstrak Meniran Bantu Penderita AIDS

 

PARA penderita HIV/AIDS kini mendapat sebuah harapan baru dalam meningkatkan kesembuhan. Berdasarkan hasil temuan awal dari Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, peluang penderita HIV/AIDS untuk sembuh semakin meningkat dengan mengombinasikan pengobatan antiretroviral dengan terapi adjuvant menggunakan ektrak meniran atau phylanthus.


Seperti diungkap DR.Drs.Suprapto Ma'at, Apt, MS, di Jakarta, Kamis (21/8), ektrak meniran berpotensi meningkatkan harapan kesembuhan para penderita HIV/AIDS karena terbukti dapat meningkatkan kadar salah satu jenis sel pertahanan tubuh Limfosit T - terutama sel T helper (sel Th)


"Ekstrak meniran untuk penderita HIV AIDS bersifat sebagai adjuvant, terutama untuk meningkatkan T-helpernya. Saya akan rencanakan untuk menelitinya lebih lanjut dan sangat yakin hasilnya akan baik," ungkap  DR. Suprapto dalam diskusi Kolaborasi Jangka Panjang Penelitian dan Industri Farmasi yang digagas PT. Dexa-Medica .

Ektrak menir, jelas Suprapto, pada prinsipnya dapat digunakan sebagai terapi adjuvant pada pengobatan infeksi yang membandel seperti infeksi virus, infeksi jamur, infeksi bakteri, intraseluler dan penyakit infeksi kronis lainnya. 

"Adjuvant artinya membantu dalam menanggulangi suatu infeksi. Selain diberikan obat standar,  ditambah dengan stimulan.  Dengan terapi adjuvant, proses penyembuhan penyakit bisa lebih cepat dan yang lebih penting adalah menghilangkan proses kekambuhan," papar peneliti yang baru mendapat penghargaan BJ Habibie Technology Award 2008 atas riset aplikatifnya tentang tanaman Meniran untuk Stimuno itu.

Kasus unik
Keyakinan DR.Suprapto akan prospek cerah esktrak meniran bagi pengobatan AIDS makin bulat setelah ia menemukan kasus peningkatan sel Th secara signifikan pada seorang pasien di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya belum lama ini.

"Beberapa bulan lalu, ada seorang pasien asal Denpasar yang juga anak seorang dokter kandungan. Sakit yang dialami pasien ini awalnya belum diketahui penyebabnya, namun tiga bulan terakhir suhu tubuhnya tak pernah di bawah 39 derajat celcius," ungkapnya.

Pasien ini, lanjut DR Suprapto, sempat dicurigai menderita enfeksi malaria dan TBC, tetapi upaya pengobatan tak kunjung membuahan hasil. Tim dokter yang terdiri dari beberapa ahli akhirnya menyimpulkan bahwa pasien ini mengalami masalah kekebalan tubuh, sehingga harus diperiksa kadar limfositnya - terutama sel Th (T-helper atau CD4+).

Sel Th ini berfungsi mengaktifkan dan mengatur sel-sel lainnya pada sistem kekebalan (misalnya limfosit B, makrofag dan limfosit T sitotoksik) yang semuanya membantu menghancurkan sel-sel ganas dan organisme asing.

Hasil pemeriksaan T-helper ternyata menunjukkan bahwa kadarnya sangat rendah yakni 52, yang bisa dikategorikan pasien sudah mengidap AIDS stadium lanjut. Dokter lalu memberikan ekstrak manira dengan penambahan dosis secara bertahap setiap bulan dan ternyata jumlah sel Th terus meningkat sebelum akhirnya kembali normal memasuki bulan ketiga.

"Dengan kasus ini, ada rencana untuk melakukan penelitian penggunaan ekstrak meniran di antara pasien HIV/AIDS, terutama AIDS," ujarnya

DR Suprapto juga telah meminta kepada RSUD Dr Soetomo untuk membantu pasien HIV/AIDS tidak mampu dengan memberikan ekstrak filantus sebagai terapi adjuvant bersama obat atretroviral. 
"Saya yakin ekstrak menir nanti akan dapat membantu, bukan mengobati, penyembuhan HIV/AIDS. Atau paling tidak memperbaiki kualitas hidup dan memperpanjang umur penderita," tegasnya.
Last Updated on Thursday, 24 September 2009 10:44
 

Pepaya untuk Kualitas Sperma

E-mail

Pepaya untuk Kualitas Sperma 

 

Vitamin C ternyata sangat esensial untuk pembentukan sperma. Kekurangan vitamin C pada pria dapat menghambat dalam memperoleh keturunan. Perbaikan untuk hal ini memerlukan waktu satu bulan dengan meningkatkan konsumsi vitamin C sebanyak 500 miligram. Kualitas dan kuantitas sperma serta aktivitasnya dapat ditingkatkan dengan menambah konsumsi vitamin C.

Vitamin C juga dapat mengurangi risiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Para peneliti percaya bahwa vitamin C juga dapat menghambat penuaan dengan memperbarui sel darah putih.

Pepaya sangat tepat diberikan kepada kaum lanjut usia karena mudah dinikmati dan dicerna. Perlu diperhatikan agar jangan mencampur pepaya untuk masakan jeli dan telur karena enzim papain yang ada dalam pepaya akan merusak protein agar-agar dan telur.

Biar komplit, nih ada resep jus untuk langsung dibuktikan. Jus pepaya!

 

Untuk 2 gelas
Bahan:
200 gram pepaya
50 ml air jeruk manis
2 sdm gula pasir
1 klg (330 ml) soft drink dingin

Cara membuat:
1. Blender pepaya bersama air jeruk dan gula sampai halus.
2. Tuang ke dalam gelas, tuangkan soft drink saat akan disajikan.
3. Hidangkan dalam keadaan dingin.

 

 

Last Updated on Thursday, 29 October 2009 15:16
 


Page 2 of 4

Info Dokter