Waspadai Kanker Usus
Sunday, 06 December 2009 12:51
administrator
WASPADAI
Kanker Usus
| | Jangan anggap sepele buang air besar (BAB) yang tidak
teratur karena bisa berakibat fatal. Hindari kemungkinan Anda
terkena kanker usus dengan pola makan yang kaya akan serat. Serat bisa di dapat
dari asupan sayuran dan buah yang akan membantu proses pembuangan menjadi lebih
lancar.
|
Kekurangan serat dapat membuat
proses pembuangan kadar lemak dan kolesterol bersama feses jadi berkurang.
Dengan demikian, peluang terjadinya gangguan kesehatan pada jantung semakin
besar. Oleh karena itu, mengkonsumsi serat dalam jumlah yang cukup tidak hanya
membuat saluran pencernaan Anda berjalan lancar, tapi juga menyehatkan jantung
Anda. Ada kombinasi 13 macam serat yang merupakan serat pilihan tepat guna yang
bisa mencukupi kebutuhan serat Anda sehari-hari.
Untuk mengetahui lebih lanjut
kombinasi serat yang bagaimanakah yang baik untuk tubuh kita itu silahkan anda login dulu.
Last Updated on Sunday, 06 December 2009 12:58
Kalsium untuk perkembangan anak
Friday, 29 May 2009 05:29
administrator
Kalsium untuk perkembangan anak
| Kalsium merupakan zat yang amat dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh
kembang anak optimal, 99 persen kalsium dalam tubuh ada dalam tulang.
Hal
ini dikatakan dr Rifan Fauzie, SpA dalam seminar edukasi bertema
Maksimalkan asupan Kalsium Sejak Dini untuk Tulang yang Kuat bagi orang
tua murid di SDN Percontohan Manggarai 01 Pagi, Sabtu (12/4) |
Rifan
menjelaskan, sumber kalsium dalam makanan terdapat dalam sayuran daun
hijau, biji- bijian, kacang- kacangan(dan olahannya), daging, telur,
dan produk-produk susu. Manfaat kalsium bagi tubuh anak yaitu untuk
pembentukan tulang, gigi, proses pembekuan darah, sistem metabolisme
tingkat sel, dan sistem perkembangan persarafan.
Dokter Rifan
menambahkan, tulang adalah pilar utama yang menyangga tubuh dan
bertugas melindungi organ dalam seperti jantung, paru- paru dan otak.
Tulang juga merupakan komponen utama yang menentukan kemampuan motorik
seseorang selain otot. Proses pembentukan tulang yang paling penting
terjadi sejak usia bayi hingga pubertas, oleh sebab itu asupan kalsium
harus cukup sejak dini untuk membentuk tulang yang kuat.
Last Updated on Thursday, 24 September 2009 10:39
Read more...
Manfaat Rumput Laut
Thursday, 21 May 2009 14:43
administrator
Manfaat Rumput Laut sebagai Antioksidan dan Pencegah Kanker
| Indonesia dikenal negara yang subur dan kaya akan
sumber daya alam. Sebagai negara dengan luas wilayah laut lebih dari 70 %,
salah satu kekayaan alam yang bisa kita manfaatkan adalah sumber hayati. Selain ikan, alternatif hasil laut
yang bisa diolah adalah rumput laut (seaweed).
Manfaat rumput laut berdasarkan penelitian
tercatat 22 jenis telah dimanfaatkan sebagai makanan. Diwilayah perairan
Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Pulau Seram, Bali, Lombok, Kepulauan Riau
dan Pulau Seribu diketahui 18 jenis dimanfaatkan sebagai makanan dan 56 jenis
sebagai makanan dan obat tradisional oleh masyarakat pesisir. |
SEKILAS
TENTANG RUMPUT LAUT
Sebagai bahan pangan, rumput laut telah dimanfaatkan bangsa
Jepang dan Cina semenjak ribuan tahun yang lalu. Sebenarnya apa rumput laut
itu?. Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga, masyarakat Eropa
mengenalnya dengan sebutan seaweed. Tanaman ini adalah gangang multiseluler
golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya,
rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jika kita amati jenis rumput
laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau
seperti ranting dahan bercabang-cabang. Rumput laut biasanya hidup di dasar
samudera yang dapat tertembus cahaya matahari. Seperti layaknya tanaman darat
pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain.
Warna inilah yang menggolongkan jenis rumput laut. Secara umum, rumput laut yang
dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae), ganggang hijau
(chlorophyceae), ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat
(phaeophyceae). |  |
| Hal tersebut tidaklah mengherankan, karena
ternyata rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia
rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%),
lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein,
lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino,
vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium
dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium.
Kandungan asam amino, vitamin dan mineral rumput laut mencapai 10 -20 kali
lipat dibandingkan dengan tanaman darat. |
Last Updated on Thursday, 24 September 2009 10:33
Read more...
Manfaat Buah Leci
Tuesday, 19 May 2009 05:13
administrator
Manfaat Buah Leci LECI yang manis kaya zat gizi karena mengandung
kadar vitamin C dan kalium yang tinggi. Zat-zat yang ada dalam leci
dapat mencegah dan mengobati aneka penyakit, antara lain batuk, luka
lambung, dan hipertensi.
| Buah leci (Litchi chinensis Sonn) berasal dari provinsi
Kwantung dan Fukien di Cina Selatan. Pada tahun 1873 tanaman ini
menyebar ke Hawaii, kemudian ke Florida, AS pada tahun 1883. Provinsi
Kwantung dan Fukien di Cina terkenal sebagai produsen terbesar buah
leci, diikuti oleh India dan negara-negara lainnya.
Di Indonesia, tanaman leci belum begitu populer. Namun, karena
memiliki cita rasa yang unik dan nilai ekonomi tinggi, tanaman ini juga
telah mulai dicoba dibudidayakan di Bali (Gianyar, Tabanan, Badung) dan
Cianjur. |
Leci merupakan tanaman subtropis yang termasuk ke dalam famili Sapindaceae atau soapberry.
Dikenal dengan beberapa istilah, seperti lichi, litchi, lichee, laichi,
leechee, atau lychee. Buah leci memiliki harga jual yang tinggi, baik
dalam keadaan segar maupun dalam bentuk olahan.
Padat Gula
Kandungan air pada buah leci cukup tinggi, yaitu sekitar 77 – 83
persen, kadar energinya mencapai 66 kkal per 100 gram. Sebagian besar
energi berasal dari karbohidrat (gula), yaitu sebesar 59,5 kkal,
sisanya dari protein dan lemak berturut-turut sebesar 2,8 kkal dan 3,7
kkal. Kandungan karbohidrat pada buah leci cukup tinggi (16,53 g per
100 g buah) yang terdiri dari berbagai jenis gula.
Leci mengandung sukrosa dan glukosa melimpah, sehingga mengonsumsi
buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan
harinya. Kandungan gula yang terkandung pada leci sangat bervariasi
tergantung dari varietas, tetapi umumnya mencapai 10–13 persen. Leci
juga merupakan sumber serat pangan (dietary fiber) yang lumayan, yaitu sekitar 1,3 g per 100 g daging buah.
Kadar lemak pada buah leci sangat rendah, sehingga sangat baik untuk
dikonsumsi oleh semua kelompok usia, termasuk juga bagi yang sedang
berdiet untuk mempertahankan atau menurunkan berat badan. Karena itu,
tidak ada batasan berapa banyak leci yang sebaiknya dikonsumsi per
harinya.
Last Updated on Thursday, 24 September 2009 10:33
Read more...
|
|