PIPA VS EMBER
![]() | Alkisah ada dua orang bersaudara bernama Pablo dan Bruno. Mereka berdua bekerja sebagai pembawa ember, mengangkut air yang dibutuhkan desa tempat tinggal mereka dengan imbalan sekian rupiah per ember. Untuk meningkatkan pendapatan mereka, mereka harus menambah jumlah ember yang mereka bawa dan mengangkut ember lebih sering. |
Dalam hal ini mereka
membarterkan ember yang mereka bawa dan waktu untuk mendapatkan uang.
Sementara Pablo bekerja, ia berpikir bagaimana mengerjakan tugas tersebut dengan lebih efisien, dengan ide untuk membangun saluran pipa yang dapat mengalirkan air dari sumbernya ke desa.
Bruno tidak tertarik dan
mentertawakan ide Pablo. Namun, Pablo sangat yakin akan
impiannya, dan memutuskan untuk mengerjakan proyek tersebut sendirian.
Sementara itu, Bruno hidup
dengan nyaman bahkan cenderung mewah karena pekerjaan membawa ember ternyata
memberikan penghasilan yang memadai. Bruno dapat membeli rumah, kendaraan, dan
keperluan lainnya, serta tak ketinggalan juga mentraktir teman-teman minum di
kedai kopi.
Pekerjaan Pablo memang berat
karena harus bekerja ekstra, sambil membangun saluran pipa, ia masih harus
bekerja di siang hari untuk menghidupi keluarganya.
Dari hari menjadi minggu, dari
minggu menjadi bulan bahkan akhirnya hitungan tahun Pablo bekerja siang malam
tak kenal lelah membangun saluran pipa.
| | Mula-mula hanya beberapa meter, kemudian menjadi ratusan meter, hingga akhirnya puluhan kilometer saluran pipa berhasil menghubungkan sumber air ke desanya. Ketika akhirnya pekerjaan itu rampung, seluruh desa menjadi senang karena mendapat pasokan air yang terus-menerus dari saluran pipa tersebut, tak peduli siang atau malam. |
Seluruh desa tak lagi kuatir
pasokan terhenti ketika pembawa ember sedang sakit atau berlibur.
Pablo pun mendapat penghargaan
atas jasanya, serta penghasilan yang berlimpah, seperti pipa yang mengalirkan
air. Sekarang Pablo tak perlu lagi mengangkut air dengan menggunakan ember.
Sementara itu, kondisi Bruno
semakin memprihatinkan karena tenaganya semakin berkurang dimakan waktu dan
punggungnya semakin bongkok menopang beban.
Jika Bruno tidak bekerja, ia
tidak akan mendapatkan penghasilan.........
( Cuplikan dari buku "Parable of The Pipeline" karya Burke Hedges )
![]() | Di dunia nyata kita bekerja di sebuah perusahaan sebagai seorang pengangkat ember untuk mendapatkan uang, semakin besar ember yang kita bawa semakin besar pula income yang kita dapatkan. Untuk memperbesar ember yang kita bawa diumpamakan dengan bekerja lembur atau menerima posisi jabatan yang lebih tinggi. |
Tetapi bagaimana besarnya ember –
ember yang kita bawa, tidak akan menjamin masa depan keluarga anda aman dan
tenang.
Kenapa ?
Karena anda bisa saja berhenti mengangkat ember yang
disebabkan oleh 3 hal yaitu :
- Sakit
- PHK
- dan Pensiun
| Hidup itu berputar, begitu juga dengan perekonomian. Mungkin perekonomian kehidupan pribadi anda sedang tinggi-tinginya. Tetapi segala sesuatu yang meningkat lama kelamaan pasti menurun. |
Pada saat penurunan, orang-orang akan dihadapi dengan berbagai
kenyataan pahit, misalnya :
- Adanya pemecatan atau perubahan karier.
- Hutang – hutang di kartu kredit.
- Biaya sekolah anak terus meningkat.
- Biaya pengobatan darurat, untuk orang tua Anda yang sudah tua.
Sebagian orang sadar bahwa
waktu yang paling tepat untuk berjaga –jaga adalah pada saat bisnis kita justru
sedang meningkat.
Ada slogan iklan yang terkenal
”
Bayar saya sekarang atau bayar saya nanti....” Hal ini sama juga dengan
membangun saluran pipa. Anda bisa membayar sedikit sekarang dengan meluangkan
sedikit waktu Anda dan uang Anda untuk membangun saluran pipa Anda sekarang.
Atau Anda bisa juga membayar
mahal di kemudian hari, yakni terpaksa harus berjuang mempertahankan hidup cuma
dengan mengandalkan sisa tabungan Anda.
Setelah membaca cerita di atas
mungkin timbul pertanyaan yang bisa anda jawab untuk diri anda sendiri, bukan
untuk orang lain :
1. Apakah anda ingin menjadi seorang seperti Pablo atau
Bruno ?
2. Apakah anda mengganggap penting untuk bisa menjadi seorang seperti Pablo ?
3. Apakah anda
khawatir jika hidup anda berakhir seperti Bruno ?
Bila anda ingin mengetahui cara membangun saluran pipa usaha Anda seperti Pablo silahkan webmaster.







