|
MALARIA
Informasi
Mengenai Penyakit MALARIA.
Malaria disebabkan oleh Protozoa (parasit darah) [bukan bakteri
atau virus] bernama Plasmodium sp. (P. Falciparum, P. Vivax, P. Ovale, and P. Malariae) , yang dalam salah satu tahap perkembang biakannya akan memasuki dan
menghancurkan sel-sel darah merah.
Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk Anopheles, yang kalau
menghisap darah orang sakit, dapat menularkannya ketika menghisap darah orang lain.
Di dalam badan si nyamuk, parasitnya berkembang selama seminggu. Jadi kalau
keluarga kita ada yang terkena malaria, dan si nyamuk masih di berkeliaran di
situ, bisa jadi kita digigit oleh nyamuk yang sama, kita bisa kena Malaria
juga.
Inkubasi penyakit
Gejala penyakit ini (flu, menggigil,
demam, pusing, pegel-pegel, lemas) bisa muncul 10 hari sampai 4 minggu
kemudian.
Periode panas-menggigil sesuai dengan siklus hidup parasit malarianya.Demam malaria khas sekali, mula-mula menggigil 20 - 60 menit (cold stage), diikuti dengan hot stage, panas dengan suhu 40°C - 41.7°C selama 3 - 8 jam, lalu wet stage atau berkeringat.
Masa tunas /
inkubasi penyakit ini dapat beberapa hari sampai beberapa bulan.
Setelah masa tunas, orang yang tertular akan mengalami demam
tinggi dan menggigil selama beberapa jam, disertai pengeluaran keringat yang
banyak, pusing, mual, kemudian diikuti dengan masa bebas gejala, dimana
penderita merasa sehat seperti sediakala, namun setelah beberapa hari
gejala-gejala seperti di atas akan berulang kembali, demikian seterusnya
berulang-ulang.
Penghancuran sel-sel darah merah mengakibatkan penderita menjadi
anemis, hati dan limpa membesar, sumbatan-sumbatan pada pembuluh kapiler darah
dapat menyebabkan kerusakan pada organ yang sangat sensitif terhadap kekurangan
suplai darah, seperti otak dan sebagainya.
Ada beberapa jenis penyakit malaria, antara lain :
Malaria TERTIANA, disebabkan oleh
Plasmodium Vivax and Plasmodium Ovale, demam muncul setiap hari ketiga. demam
timbul dengan periode 48 - 72 jam. Paling ringan dibanding malaria yang lainnya
(jarang fatal) tetapi termasuk yang bandel dengan pengobatan.
Malaria QUARTANA, disebabkan oleh
Plasmodium Malariae, demam setiap hari keempat dan biasanya teratur. Parasit
ini bisa menyerang ginjal (acute
hemorrhagic nephritis), urine jadi keruh, kemerahan.
Malaria SEREBRAL, disebabkan oleh
Plasmodium Falciparum, demam tidak teratur, disertai gejala terkenanya otak, koma
dan kematian yang mendadak. Penyakit Malaria yang paling berat, siklusnya sudah
tidak terlihat lagi, demam bisa timbul kapan saja. Parasit
malaria bisa menginfeksi semua organ penting, dari
hati, limpa, paru-paru, ginjal sampai otak.
Malaria PERNISIOSA, disebabkan oleh
Plasmodium Vivax, gejala dapat timbul sangat mendadak, mirip Stroke,
koma disertai gejala malaria yang berat.
Ada dua jenis malaria (Plasmodium Vivax and Plasmodium Ovale) bisa
ngendon di hati beberapa bulan sampai 4 tahun, oleh karena itu si penderita
bisa sakit malaria lagi, meski tidak tergigit oleh nyamuk lain lagi.
Nah, kalau hendak bepergian ke daerah-daerah yangg masih ada
penyakit malaria, sebaiknya minum obat dulu, quinine atau kita kenal sebagai kina yang pahit itu. Ini bisa membantu mencegah kita kena
malaria, kalau sampai digigit oleh si nyamuk pembawa parasit itu.
Diagnosa.
Gejala klinis yang khas dipastikan dengan ditemukannya organisme
penyebab di dalam sel-sel darah merah penderita pada
pemeriksaan laboratorium.
Pengobatan.
Tergantung sensitifitas dan jenis penyebabnya, dapat dipilih obat antimalaria
yang paling tepat untuk setiap kasus.
Demam diusahakan diturunkan dengan kompres dingin,
atau pemberian antipiretika
Pencegahan.
Pencegahan dilakukan dengan
Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN), menghindarkan diri dari gigitan nyamuk, atau
pemberian khlorokuin
bila mengunjungi daerah endemik
malaria. |