jakartalantern.com

Your Shopping Cart




Your Cart is currently empty.

   

You are here: Home Content Sport The Benefits of cycling
Decrease font size  Default font size  Increase font size 

Type somethings in the text box below to begin searching

The Benefits of cycling E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 08 May 2011 05:29

The Benefits of cycling

Manfaat Bersepeda

 Recently there area so many bike community appear in Indonesia eg : bike to work, bike to campus or even bike to school. Cycling gives you  more health benefits.

Akhir akhir ini banyak bermunculan komunitas penggowes seperti bike to work, bike to campus bahkan bike to school. Pasalnya, bersepeda memiliki manfaat yang sangat besar bagi tubuh.

Cycling Sports is an effective and inexpensive enough to reach the health of expensive. Biking each day will train the heart and lungs so that we can breathe much longer. Cycling is also trained many of whom leg muscle muscles, arms, abdomen, and back. 

Olahraga bersepeda ini merupakan cara yang efektif dan cukup murah untuk meraih kesehatan yang mahal harganya. Bersepeda tiap hari akan melatih jantung dan paru-paru sehingga kita bisa bernafas lebih panjang. Bersepeda juga melatih banyak otot di antaranya otot tungkai,  lengan, perut, dan punggung.

Diligent pedaling helps reduce the risk of heart attack, high blood pressure, and diabetes. In fact, a study says, cycling short distances and is often done to reduce the mortality of approximately 22%. 

Rajin mengayuh sepeda membantu mengurangi resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Bahkan, sebuah penelitian menyebutkan, bersepeda dalam jarak pendek dan sering dilakukan akan mengurangi kematian kurang lebih 22%.

Here it is the benefits we can gain by riding a bicycle diligently: 

Ini dia manfaat-manfaat yang bisa kita peroleh dengan rajin mengayuh sepeda:

1.  Burn Body Calorie / Membakar Kalori Tubuh

Approximately how many calories burned ? The average cycling for 60 minutes every day will help you burn 300-500 calories of the body. Not bad, right? However, this amount is not the same for everyone because it depends on body weight and excess fat that each person owned.

Berapa banyak kira-kira kalori yang dibakar? Rata-rata bersepeda selama 60 menit setiap hari akan membantu membakar 300-500 kalori tubuh. Lumayan, bukan? Namun, jumlah ini memang tidak sama untuk setiap orang karena tergantung pada berat tubuh dan kelebihan lemak yang dimiliki masing-masing orang.

2. Exercising Body Muscle / Melatih Otot-Otot Tubuh

Not only the leg muscles, hands and stomach, cycling is also believed to train the muscles of the heart. When racing on the bike, heart rate according to age and race participate strokes. One thing to be seen, for those who suffer from asthma or heart disease, always consult your physician before starting cycling. 

Tidak hanya otot kaki, tangan, dan perut, bersepeda juga diyakini dapat melatih otot-otot jantung. Saat berpacu di atas sepeda, denyut jantung turut berpacu sesuai usia dan kayuhan. Satu hal yang perlu dicermati, bagi Anda yang mengidap asma atau penyakit jantung, selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mulai bersepeda.

3. Body Relaxation Event / Ajang Relaksasi Tubuh

Many people thought, practice and exercise makes the body limp helpless because of fatigue. This assumption is not entirely correct. Exercising regularly makes your body remains safe and sound. Moreover, blood circulation will be more smoothly so that oxygen can be channeled to all parts of the body effectively. Fatigue usually appears when the first days of exercise only. If you have a regular cycling, muscles will actually become stronger and fitter body was fresh. 

Banyak yang berpikir, berlatih dan berolahraga membuat tubuh lemas tak berdaya karena kelelahan. Asumsi ini tidak sepenuhnya benar. Berolahraga secara rutin justru membuat tubuh tetap segar bugar. Apalagi, peredaran darah akan semakin lancar sehingga oksigen dapat tersalurkan ke seluruh bagian tubuh dengan efektif. Rasa lelah umumnya muncul saat hari-hari pertama berolahraga saja. Jika sudah rutin bersepeda, otot malah akan semakin kuat dan badan pun segar bugar.

4. Overcoming Back Pain / Mengatasi Sakit Punggung


Back pain is usually a direct effect of lack of exercise. Discs in the spine do not receive a maximum supply of nutrients so that the discs ability was declining and unable to accept heavy loads. Cycling helps to overcome this, restore the ability of discs in the spine and to optimize re-supply of food. Large muscles in your back become stronger so that helps work the spine. So, cycling helps stabilize the spine performance.

Sakit punggung biasanya merupakan efek langsung dari kurangnya berolahraga. Piringan-piringan pada tulang punggung tidak mendapat pasokan nutrisi secara maksimum sehingga kemampuan piringan-piringan tadi menurun dan tidak sanggup menerima beban berat. Bersepeda membantu mengatasi ini, mengembalikan kemampuan piringan-piringan pada tulang punggung dan mengoptimalkan kembali suplai makanan. Otot besar pada punggung menjadi lebih kuat sehingga membantu kerja tulang belakang. Jadi, bersepeda membantu menstabilkan kinerja tulang punggung.

5. Strengthening Linkage Knee Bone / Menguatkan Persambungan Tulang Lutut

Knee pain usually occurs because of damage to the cartilage. Excessive pressure on the knee for example due to jogging or entities who are too fat will hinder or refuse the supply of nutrients to the cartilage. As a result, the cartilage becomes damaged. Early knee bone damage occurs when the various valuable minerals can not enter into it. Cartilage blooded not so precious minerals can not enter. Movement of linkage knee to push nutrients to cartilage. And cycling is one way to exercise at least create pressure on the knee and the best way to strengthen the cartilage. 

Nyeri lutut biasanya terjadi karena kerusakan pada tulang rawan. Tekanan berlebih pada lutut misalnya akibat jogging atau badan yang terlalu gemuk akan menghambat atau menolak pasokan nutrisi ke tulang rawan. Akibatnya, tulang rawan menjadi rusak. Awal kerusakan tulang lutut terjadi saat berbagai mineral berharga tidak bisa masuk ke dalamnya. Tulang rawan tidak dialiri darah sehingga mineral-mineral berharga itu tidak bisa masuk. Pergerakan pada persambungan lutut dapat mendorong nutrisi kepada tulang rawan. Dan bersepeda adalah salah satu cara olah raga yang paling sedikit membuat tekanan pada lutut serta cara terbaik untuk menguatkan tulang rawan.

It is always important to do a warm up so you dont stress your heart or other muscles which could lead to injury. Warm up for 10 minutes, gradually increasing your heart rate to reach the optimum heart rate threshold.

 Please click the icons below to see detail





Related Article :

Last Updated on Sunday, 08 May 2011 07:16
 

KutuBuku


Masukkan Code ini K1-AC7Y11-2
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com