|
Ingin punya Anak atau punya Karir ?
Jaman
sekarang wanita karir setiap tahunnya terus bertambah jumlahnya, tak sedikit
diantaranya memegang peranan penting di suatu perusahaan. Itu ok2 saja, asal
kehidupannya berjalan dengan seimbang. Ada
sebagian yang terus mengejar karirnya di kantor tetapi lupa untuk menikah.
Kalau umurnya masih muda di bawah 28 tahun, mungkin tidak jadi masalah, sambil
kerja bisa menemukan pasangan hidup yang cocok, pacaran dua tahun dan setelah
itu bisa menikah. Bagi wanita yang mempunyai personality yang baik dan positive
thinking walaupun wajahnya pas -pasan masih gampang untuk menemukan seorang
pasangan hidup, tapi perlu diingat juga jumlah wanita sekarang lebih banyak
daripada jumlah pria.
Baru-baru
ini, penelitian di London,
Inggris menemukan jawaban dari mengapa perempuan usia 30 tahun ke atas sangat sulit
hamil ?
| Jawabannya
adalah perempuan kehilangan 90 persen sel telurnya ketika memasuki usia 30
tahun. Waaau….cukup menghawatirkan bagi wanita yang sudah berumur 30 tahun dan
belum menikah. Meski masih bisa memproduksi sel telur saat usia 30 hingga 40-an
tahun, namun cadangan sel telur terus menyusut dengan cepat. Waspadalah hai
wanita… |
Peneliti mengatakan tubuh memilih telur yang terbaik dari cadangannya.
Sementara kualitas sel telur perempuan akan semakin memburuk ketika bertambahnya
usia dan meningkatkan kesulitan dalam mendapatkan bayi yang sehat.
Penelitian yang dilakukan University
of St Andrews dan Edinburgh University
adalah yang pertama mengenai cadangan penurunan jumlah ovarium yang begitu
cepat dan kesulitan pembuahan benih menjelang menopause.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata perempuan memiliki 300 ribu sel telur
tetapi jumlah ini akan menurun dengan cepat dibanding pemikiran semula. Pada
usia 30 tahun perempuan hanya memiliki cadangan sel telur 12 persen dan 3
persen pada usia 40 tahun.
Dr Hamish Wallace dalam tulisannya menuturkan penelitian yang telah dilakukan
ini bisa menunjukkan prospek tingkat kesuburan para perempuan.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa 95 persen perempuan pada usia 30 tahun
hanya punya 12 persen cadangan ovarium maksimal dan pada usia 40 tahun hanya
tiga persen yang tersisa," katanya seperti dilansir dari Telegraph, Kamis (28/1/2010).
Peneliti mengatakan banyak wanita yang berpikiran salah dengan menganggap mereka
masih bisa memproduksi sel telur dan menjaga tingkat kesuburannya. Namun
penelitian ini menunjukkan adanya penurunan sel telur yang signifikan dengan
cepat.
Penelitian dilakukan dengan memakai data 325 perempuan di Inggris, AS
dan Eropa dari segala usia untuk menilai potensi cadangan sel telurnya.
Peneliti kemudian menggunakan data tersebut untuk membuat grafik penurunan
rata-rata potensi cadangan ovarium sepanjang hidup perempuan.
Dr Wallace, yang berpraktik di Rumah Sakit Royal Edinburgh juga mengatakan
penelitian ini bisa membantu memprediksi masa menopause dini perempuan dan
pembekuan sel telur terhadap penderita kanker ovarium.
Penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Public Library of Science One ini juga menunjukkan adanya
perbedaan besar jumlah sel telur perempuan. Beberapa wanita ada yang memiliki
sel telur hingga 2 juta sel telur tapi ada juga yang memiliki sedikitnya 35.000
sel telur. Tapi rata-rata perempuan memiliki 300 ribu sel telur.
Penelitian ini menjadi peringatan bagi perempuan agar tidak terlambat untuk
merencanakan kehamilan. Karena kesuburan perempuan setelah usia 30-an tahun
akan turun drastis Related articles : 1. Nutrisi untuk Ibu Hamil 2. Kalsium untuk perkembangan anak 3. Persalinan Normal adalah yang terbaik 4. Video persiapan melahirkan
|