Definition of Muscle Cramp
Definisi dari Kram Otot
A muscle cramp is a sudden and involuntary contraction of your muscles. Muscle cramps can result in
intense pain and leave you temporarily unable to use the affected muscles.
Kram Otot terjadi tiba-tiba dan disebabkan oleh
kontraksi dari otot anda secara tidak disengaja. Kram otot dapat sangat sakit sekali dan
menyebabkan otot anda tidak dapat digerakan untuk sementara.
Cramps can affect any muscle under your voluntary control (skeletal muscle).
Muscles that span two joints are most prone to cramping. Cramps can involve
part or all of a muscle, or several muscles in a group.
Kram dapat terjadi
pada otot apa saja dari otot kerangka.
Otot-otot yang menghubungkan dua sendi dapat dengan mudah terjadi kram. Karm
dapat terjadi pada sebagian atau seluruh dari otot atau juga bisa terjadi pada
sekelompok kumpulan otot-otot.
The most commonly affected muscle groups are:
- Back of lower leg/calf
(gastrocnemius)
- Back of thigh (hamstrings)
- Front of thigh (quadriceps)
Otot-otot yang biasanya sering terjadi kram adalah :
- Otot betis
- Otot punggung
- Otot dada
Cramps in the feet, hands, arms, abdomen, and along the rib cage are also
very common.
Kram pada kaki, tangan, lengan, daerah perut dan
sepanjang tulang rusuk adalah sangat sering terjadi.
Just about everyone will experience a muscle
cramp sometime in life. It can happen while you play tennis or golf, bowl,
swim, or do any exercise. It can also happen while you sit, walk, or even just
sleep. Sometimes the slightest movement that shortens a muscle can trigger a
cramp.
Setiap orang akan mengalami kram otot kadang-kadang
di dalam hidupnya. Kram dapat terjadi wakut main tennis, golf, berenang atau
olahraga apa saja. Kram juga dapat terjadi pada saat anda duduk, berjalan atau
bahkan sedang tidur. Kadang-kadang
gerakan ringan yang menarik otot dapat menjadi penyebab dari kram.
Some people are predisposed to muscle cramps and get them regularly with any
physical exertion.
Sebagian orang cendrung terjadi kram otot karena
penggunaan otot yang berlebihan.
Those at greatest risk for cramps are related to excess heat include infants
and young children, people over age 65, and those who are ill, overweight,
overexert during work or exercise, or take drugs or certain medications.
Orang-orang yang beresiko kram yang terbesar adalah
bayi dan anak-anak yang memiliki kelebihan panas tubuh, orang dewasa yang
berumur lebih dari 65 thn dan orang-orang yang sakit, orang-orang kelebihan
berat, orang-orang yang kerja atau
latihan berat atau orang – orang yang mengkonsumsi obat-obat tertentu atau
sedang menjalani pengobatan.
Muscle cramps are very common among endurance athletes (i.e., marathon
runners and triathletes) and older people who perform strenuous physical
activities.
Kram otot sangat sering terjadi pada atlit-atlit
olahraga yang membutuhkan daya tahan tubuh seperti pelari marathon dan
trialthletes dan orang-orang yang melakukan aktivitas fisik yang terus menerus.
- Athletes are more likely to
get cramps in the preseason when the body is not conditioned and therefore
more subject to fatigue. Cramps often develop near the end of intense or
prolonged exercise, or 4-6 hours later.
- Atlit – atlit yang
sering mengalami kram sebelum pertandingan ketika tubuhnya tidak
dipersiapkan dan oleh karena itu menjadi lelah. Kram sering terjadi pada waktu hampir akhir
dari latihan panjang.
- Older people are more
susceptible to muscle cramps due to normal muscle loss (atrophy) that
begins in the mid-40s and accelerates with inactivity. As you age, your
muscles cannot work as hard or as quickly as they used to. The body also
loses some of its sense of thirst and its ability to sense and respond to
changes in temperature.
- Orang-orang lebih tua
mudah kena kram karena otot normalnya berkurang pada saat umur 40an dan
dipercepat dengan jarangnya beraktivitas. Karena bertambahnya usia anda, otot anda tidak dapat bekerja sekeras
dan secepat seperti biasanya. Tubuh juga berkurang perasaan capek dan kemampuan untuk merespon
perubahan suhu.
Although the exact cause of muscle
cramps is unknown (idiopathic), some researchers believe inadequate stretching
and muscle fatigue leads to abnormalities in mechanisms that control muscle
contraction. Other factors may also be involved, including poor conditioning,
exercising or working in intense heat, dehydration and depletion of salt and
minerals (electrolytes). Loss of these nutrients may also cause a muscle to
spasm.
Meskipun penyebab dari kram otot masih belum
diketahui, beberapa peneliti percaya bahwa kurang cukup dari peregangan otot
dan kelehan otot dapat menyebabkan
mekanisme kontraksi otot yang abnormal. Faktor lain yang mungkin
terlibat adalah buruknya kondisi latihan atau bekerja pada suhu yang panas
sekali, dehidrasi, kekurangan garam dan mineral-mineral (elektrolit).
Kekurangan dari mineral ini juga dapat menyebabkan otot kejang.
Stretching and Muscle Fatigue (Peregangan dan
kelelahan Otot)
Muscles are bundles of fibers that contract and
expand to produce movement. A regular program of stretching lengthens muscle
fibers so they can contract and tighten more vigorously when you exercise. When
your body is poorly conditioned, you are more likely to experience muscle
fatigue, which can alter spinal neural reflex activity. Overexertion depletes a
muscle's oxygen supply, leading to build up of waste product and spasm. When a
cramp begins, the spinal cord stimulates the muscle to keep contracting.
Otot-otot terdiri dari sekumpulan serat-serat yang berkontraksi dan
menghasilkan gerakan. Sebuah program rutin dari peregangan panjang serat-serat
otot sehingga otot-otot dapat berkontraksi dan lebih kuat ketika anda melakukan
latihan. Ketika kondisi tubuh anda buruk, anda lebih mudah mengalami kelelahan
otot, yang dapat merubah aktivitas saraf sumsum tulang belakang. Latihan yang berlebihan dapat menyebabkan
otot kekurangan oksigen sehingga menyebabkan kejang. Ketika mulai kram, urat tulang belakang menstimulasi otot untuk
tetap berkontraksi.
Prevention (Pencegahan)
To avoid future cramps, work toward better overall fitness. Do regular
flexibility exercises before and after you work out to stretch muscle groups most
prone to cramping.
Untuk menghindari kram, lakukan latihan-latihan
rutin secara fleksible sebelum dan sesudah anda bekerja untuk meregang
sekelompok otot yang mudah kram.
1. Warm Up.
Always warm up before stretching.
Selalu melakukan pemanasan sebelum meregangkan otot.
2. Calf Muscle Stretch. In a standing lunge with both
feet pointed forward, straighten the rear leg. (Repeat with opposite leg.)
Peregangan otot betis.
Dalam posisi berdiri dengan kedua kaki menghadap kedepan angkat kakinya
setinggi pantat, ulangi dengan kaki sebelahnya.
3. Hamstring Muscle Stretch. Sit with one leg folded
in and the other straight out, foot upright and toes and ankle relaxed. Lean
forward slightly, touch foot of straightened leg. (Repeat with opposite
leg.)
Peregangan Otot Punggung.
Duduk dengan satu kaki dilipat kedalam dan kaki yang satunya lagi diluruskan
keluar, telapak kaki menghadap ke kanan atas , jari-jarinya dan pergelangan
kaki dalam posisi relaks. Pelan-pelan
menyandar ke depan dan telapak kaki menginjak. Ulangi dang anti dengan kaki
sebelahnya.
4. Quadriceps Muscle Stretch. While standing, hold top
of foot with opposite hand and gently pull heel toward buttocks. (Repeat with
opposite leg.)
Peregangan Otot Dada. Pada
saat berdiri, pegang bagian atas dari telapak kaki dengan tangan menyilang dan
pelan-pelang angkat kea rah tumit sampai bokong.
Hold each stretch briefly, then release. Never
stretch to the point of pain.
Tahan setiap peregangan secara singkat kemudian lepas. Jangan meregang ke
pusat dari sakit.
Symptoms (Gejala)
Muscle cramps range in intensity from a slight tic to agonizing pain. A
cramping muscle may feel hard to the touch and/or appear visibly distorted or
twitch beneath the skin. A cramp can last a few seconds to 15 minutes or
longer. It might recur multiple times before it goes away.
Kram otot dapat menyebabkan sakit ringan sampai ke
sangat sakit. Otot yang kram berasa sakit jika di sentuh dan kram dapat
berlangsung beberapa detik sampai 15 menit atau lebih dan bisa terjadi beberapa
kali.
- Stop
doing whatever activity triggered the cramp.
- Berhenti melakukan aktivitas apa saja yang
dapat menyebabkan kram
- Gently stretch and massage
the cramping muscle, holding it in stretched position until the cramp
stops.
- Pelan-pelan regang dan
urut otot yang kram, tetap tahan dalam posisi meregang sampai kram-nya
berhenti.
- Apply heat to tense/tight
muscles, or cold to sore/tender muscles.
- Lakukan pemanasan untuk mengencangkan otot.
When to see a doctor
Muscle cramps usually disappear on their own, and are rarely serious enough
to require medical care. However, if you experience frequent and severe muscle
cramps or if your cramps disturb your sleep, see your doctor.
Kram Otot biasanya menghilang dengan sendirinya dan
jarang sekali membutuhkan penangan medis yang serius. Namun demikian, jika anda
sering mengalami dan beberapa kali kram otot atau kram otot anda menggangu
tidur anda, pergilah ke dokter. Learn more about Muscle from the best seller books below :
Related Articles : - Obat Kaki Jamuran
- About Acne ( Tentang Jerawat )
- Low Back Pain (Sakit Pinggang)
- Other Ordinary Pain
|