jakartalantern.com

Your Shopping Cart




Your Cart is currently empty.

   

You are here: Home Content Health Topic Food & Beverage Protein Powder
Decrease font size  Default font size  Increase font size 

Type somethings in the text box below to begin searching

Protein Powder E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 24 May 2011 15:15

Protein Powder


Protein powders are made from four basic sources: whey (from milk), egg, soy, and rice. Protein powders can also be a combination of one or more ingredients. These concentrated sources of protein are processed into the powdered form, to be reconstituted into liquid form as a protein shake when mixed with water, fruit juice, or milk. Additionally, protein powders can be sprinkled on cereal, stirred into soups or stews, and cooked into baked goods.
Protein bubuk dibuat dari empat sumber dasar: whey (dari susu), telur, kedelai, dan beras. Bubuk Protein juga bisa menjadi kombinasi dari satu atau lebih bahan. Sumber-sumber protein terkonsentrasi diproses ke dalam bentuk bubuk, yang akan dilarutkan ke dalam bentuk cair sebagai protein shake bila dicampur dengan air, jus buah, atau susu. Selain itu, bubuk protein dapat ditaburkan pada sereal, diaduk dalam sup atau rebusan, dan dimasak menjadi barang dipanggang.

Protein powder is designed to be taken everyday as a dietary supplement. Even if you aren't a bodybuilder, starting your day with a protein powder shake can provide nutritional benefits. While many nutritionists advise consuming protein throughout the day, a healthy boost of protein first thing in the morning can stabilize your blood sugar levels throughout the rest of the day.

Bubuk protein dirancang untuk diminum sehari-hari sebagai suplemen makanan. Bahkan jika Anda bukan seorang binaragawan, memulai hari Anda dengan protein kocok bubuk dapat memberikan manfaat gizi. Sementara banyak ahli gizi menyarankan mengkonsumsi protein sepanjang hari, dorongan sehat protein hal pertama di pagi hari dapat menstabilkan kadar gula darah sepanjang sisa hari.

Some studies indicate a steady amount of excess protein may be unhealthy, especially for those with liver or kidney problems.
The recommended daily dose is based on weight, age, and activity levels. Athletes should consult a nutritionist specializing in sports medicine. For all others, check the UDSA's Recommended Daily Allowance.

Beberapa penelitian menunjukkan jumlah stabil kelebihan protein mungkin tidak sehat, terutama bagi mereka dengan masalah hati atau ginjal. Dosis harian yang disarankan adalah berdasarkan berat, usia, dan tingkat aktivitas. Atlet harus berkonsultasi dengan ahli gizi yang mengkhususkan diri dalam obat olahraga. Untuk semua orang lain, periksa UDSA's Recommended Daily Allowance.

Click the icons below to see bestseller of Whey Protein products. 





Related Article :

 

Last Updated on Saturday, 14 April 2012 14:23
 

KutuBuku


Masukkan Code ini K1-AC7Y11-2
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com