jakartalantern.com

Your Shopping Cart




Your Cart is currently empty.

   

You are here: Home Content Health Topic Food & Beverage Turmeric
Decrease font size  Default font size  Increase font size 

Type somethings in the text box below to begin searching

Turmeric E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 14 May 2011 16:17

Herbal Remedies usingTurmeric

(Curcuma longa)

 

Penyembuhan Herbal menggunakan kunyit


The use of herbal remedies, including the herb turmeric (also known as haridra) and classified as Curcuma longa, (previously classified as Curcuma domestica) are popular as an alternative to standard Western allopathic medicine for a variety of problems, including lowering cholesterol, reducing risk of stroke and heart attack as well as eczema.

Penggunaan obat herbal, termasuk ramuan kunyit (juga dikenal sebagai haridra) dan diklasifikasikan sebagai Curcuma longa, (sebelumnya diklasifikasikan sebagai Curcuma domestica) yang populer sebagai alternatif untuk pengobatan allopathic standar Barat untuk berbagai masalah, termasuk menurunkan kolesterol, mengurangi resiko stroke dan serangan jantung serta eksim.

Curcuma longa is an effective remedy for various ailments, and this natural holistic approach to health is becoming more and more popular, but should NOT replace conventional medicine or prescription drugs.

Curcuma longa merupakan obat yang efektif untuk berbagai penyakit, dan pendekatan holistik alami untuk kesehatan menjadi lebih dan lebih populer, tapi TIDAK harus mengganti obat konvensional atau obat-obatan resep.

Curcuma longa

Turmeric has certain therapeutic properties and the reported benefits of using it internally, in the form of a herbal tea (infusion) are listed below.

Kunyit memiliki sifat terapeutik tertentu dan manfaat dilaporkan menggunakan secara internal, dalam bentuk teh herbal (infus) yang tercantum di bawah ini.

Curcuma longa benefits:

Manfaat Kunyit : 

  • lowering cholesterol
  • menurunkan kolesterol
  • thin down blood
  • menurunkan tekanan darah
  • fight clotting
  • mencegah pembekuan darah
  • psoriasis
  • eczema  
  • eksim
  • arthritic pain
  • sakit rematik / radang sendi
  • liver tonic  
  • tonic untuk hati
  • jaundice
  • penyakit kuning
  • digestive acidity /
  • keasaman pencernaan
  • reduce risk of stroke and heart attack
  • mengurangi resiko stroke dan serangan jantung.

Turmeric (Curcuma longa) is a herbaceous plant of the gingers family (Zingiberaceae), which originated from tropical regions of South Asia. These plants need a temperature of 20 ° C to 30 ° C and rainfall to grow a normal routine.

Kunyit (Curcuma longa) adalah tanaman herba berimpang dari keluarga jahe-jahean (Zingiberaceae), yang berasal dari daerah tropis Asia Selatan. Tanaman ini memerlukan temperatur 20 °C hingga 30 °C serta curah hujan yang rutin untuk tumbuh normal.

The plant is widely used is rhizome. Turmeric rhizome is used widely in the field of food. Kari is one type of food that using turmeric. Yellow dye in turmeric (coded E100) used to protect food products against sun damage. When used together with other dyes, ie, annatto (E160b), turmeric can be used to give color to cheese, yogurt, butter, and margarine.

Bagian tanaman yang banyak digunakan adalah rimpangnya. Rimpang kunyit digunakan secara luas pada bidang makanan. Kari adalah salah satu jenis makanan yang menggunakan kunyit. Zat warna kuning pada kunyit (berkode E100) dimanfaatkan untuk melindungi produk makanan terhadap kerusakan akibat sinar matahari. Bila digunakan bersama zat warna lain, yakni annatto (E160b), kunyit dapat dimanfaatkan untuk memberi warna pada keju, yogurt, mentega, dan margarin.

Chemical compounds contained in turmeric is curcumin (a type of polyphenol compounds) and volatile oil. Curcumin is the active compound in turmeric, which is contained in two tautomeric forms, namely the keto form in solid phase and the enol form in solution phase.

Senyawa kimia yang terkandung dalam kunyit adalah Curcumin (sejenis senyawa polifenol) dan minyak atsiri. Curcumin adalah senyawa aktif pada kunyit, yang terdapat dalam dua bentuk tautomer, yakni bentuk keto pada fase padat dan bentuk enol pada fase larutan.

A study at the University of California in 2004 showed that curcumin can inhibit the buildup of substances that destroy beta-amyloid in the brains of Alzheimer's disease patients and also outlines the plaques that have been there before.

Penelitian pada tahun 2004 di University of California menunjukkan bahwa Curcumin dapat menghambat penumpukan senyawa beta amiloid yang merusak pada otak penderita penyakit Alzheimer's dan juga menguraikan plak-plak yang telah ada sebelumnya.

It found that the compound curcumin is an inhibitor of MAO-A (monoamine oxidase) is strong at doses above 150 mg / kg. Efficacy of inhibition of MAO-B is at doses above 550 mg / kg.

Diketahui pula bahwa curcumin merupakan senyawa penghambat MAO-A (monoamin oksidase) yang kuat pada dosis di atas 150 mg/kg. Khasiat penghambatan terhadap MAO-B ialah pada dosis di atas 550 mg/kg.

A recent study in mice in the laboratory showed that turmeric can slow the spread of breast cancer to the lungs and other body parts.

Sebuah penelitian terbaru pada tikus percobaan di laboratorium menunjukkan bahwa kunyit mampu memperlambat penyebaran kanker payudara ke paru-paru dan bagian tubuh lain.

Curcumin also has properties to relieve pain. A study published in November 2006 in the journal Arthritis & Rheumatism shows the effectiveness of curcumin as a reliever of inflammation in the joints. This compound is a natural inhibitor of COX-2 enzyme.

Curcumin juga memiliki khasiat meredakan nyeri. Sebuah penelitian yang dimuat pada bulan November 2006 dalam jurnal Arthritis & Rheumatism menunjukkan efektivitas Curcumin sebagai pereda inflamasi pada sendi. Senyawa ini merupakan penghambat alami enzim COX-2.

A study in 2008 concluded that turmeric is also able to reduce insulin resistance and prevent type 2 diabetes in mice in the laboratory. In addition to health benefits, turmeric is also useful for skin care and beauty. Several formulations sunscreen contains turmeric. Turmeric paste is used by women in India to remove the excess hair on the skin.

Sebuah penelitian pada tahun 2008 lalu menyimpulkan bahwa kunyit juga mampu mengurangi resistensi insulin dan mencegah diabetes tipe 2 pada tikus percobaan di laboratorium. Selain bermanfaat untuk kesehatan, kunyit juga berguna untuk perawatan kulit dan kecantikan. Beberapa formulasi tabir surya (sunscreen) mengandung kunyit. Pasta kunyit digunakan oleh wanita di India untuk menghilangkan rambut yang berlebih di kulit.

THCs Compound (tetrahydrocurcuminoids) in turmeric is useful as an antioxidant and brighten the skin, so have the prospects in the manufacture of cosmetic formulas.

Senyawa THCs (tetrahydrocurcuminoids) pada kunyit bermanfaat sebagai antioksidan dan mencerahkan kulit, sehingga memiliki prospek dalam pembuatan formula kosmetik.

Cick the icons below to see bestseller Turmeric Capsule. 





Related Article :

 

Last Updated on Tuesday, 24 May 2011 15:10
 

KutuBuku


Masukkan Code ini K1-AC7Y11-2
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com