Makanan Peningkat
Kekebalan Tubuh
Dengan kondisi sistem pencernaan yang baik, penyerapan nutrisi dari setiap
makanan yang dicerna menjadi lebih mudah. Pencernaan yang sehat juga dapat
menetralisasi racun serta melawan bakteri dan virus yang membahayakan tubuh.
Supaya sistem pencernaan tetap oke, ada banyak cara bisa dilakukan selain makan
secara teratur dengan gizi berimbang. Menurut para ahli kesehatan dengan pendekatan holistik
alami, salah satunya adalah mengonsumsi
jenis-jenis makanan yang meningkatkan kekebalan. Berikut adalah tujuh jenis
makanan yang membuat tubuh Anda secara alami mampu menolak penyakit.
1. Bawang putih:
Bahan aktifnya, allicin, berperan sebagai antivirus dan antibakteri. Zat ini
dapat membersihkan liver sehingga pada gilirannya akan membersihkan darah serta
merangsang produksi sel darah putih.
2. Jahe: Tumbuhan ini
mengandung sejumlah zat penting yang dapat menghangatkan tubuh, membuat badan
berkeringat, mengatasi demam, dan menetralisasi racun. Jahe juga memicu
pelepasan lendir dan efektif untuk melegakan pernapasan dan saluran paru. Jahe
juga sering digunakan untuk obat sakit perut karena fungsinya sebagai pembersih.
3. Madu: Cairan ini
adalah antibiotik alami sekaligus sebagai antiseptik. Madu juga mengandung zat
pemacu kekebalan tubuh serta beragam vitamin dan mineral seperti B-kompleks,
vitamin C, D, E, dan propolis. Madu juga dapat mengatasi problem tenggorokan,
alergi, asma, dan masalah pernapasan lainnya berkat kemampuannya mengatasi
iritasi.
4. Cabe Merah: Cabe merah dalam bahasa latinnya cayenne,
merupakan makanan yang
memiliki kadar vitamin A, B, C, kalsium, dan potassium yang tinggi. Selain itu,
cabe merah juga bisa merangsang sirkulasi darah dan dikenal dapat mengobati
sejumlah penyakit pencernaan.
5. Sayuran hijau:
Sayuran berwarna hijau gelap seperti kale, swiss chard, dan bayam mengandung
vitamin B12, asam folat, potassium, vitamin A, C, dan K, yang semuanya dikenal
bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
6.
Acidophilus
dan
bifidus:
Dikenal sebagai bakteri baik, mikroba ini berperan menekan pertumbuhan bakteri
jahat dalam usus, memperbaiki fungsi kekebalan serta merangsang produksi
vitamin K. Dua jenis bakteri ini dapat ditemukan dalam yogurt atau kefir.
7. Asam dan alkalin: Campuran
asam atau alkalin yang seimbang diklaim memperbaiki pencernaan dan
membantu penyembuhan. Contohnya, Anda dapat membuat minuman perasan lemon yang
dicampur air hangat.
|