jakartalantern.com

Your Shopping Cart




Your Cart is currently empty.

   

You are here: Home Content Health Topic Food & Beverage Dietary Fiber
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Type somethings in the text box below to begin searching
Dietary Fiber E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 06 December 2009 14:46
Article Index
Dietary Fiber
Dietary Fiber Page 2
All Pages

Dietary Fiber

Makanan Berserat

Dietary fiber — found mainly in fruits, vegetables, whole grains and legumes — is probably best known for its ability to prevent or relieve constipation. Fiber can also provide other health benefits as well, such as lowering your risk of diabetes and heart disease.

Serat banyak ditemukan pada buah-buahan, sayur-sayuran, semua jenis padi-padian dan kacang polong yang sangat terkenal dengan kemampuannya untuk mencegah dan menghilangkan sembelit. Serat juga dapat menyediakan manfaat kesehatan lainnya, seperti mengurangi resiko dari diabetes dan penyakit jantung.

What is dietary fiber ?

Dietary fiber, also known as roughage or bulk, includes all parts of plant foods that your body can't digest or absorb. Unlike other food components such as fats, proteins or carbohydrates — which your body breaks down and absorbs — fiber isn't digested by your body. Therefore, it passes relatively intact through your stomach, small intestine, colon and out of your body. It might seem like fiber doesn't do much, but it has several important roles in maintaining health.

Serat juga dikenal sebagai bagian yang kasar dari makanan yang meliputi semua bagian dari tumbuhan makanan yang tubuh anda tidak dapat mencernanya atau menyerapnya. Tidak seperti komponen makanan lainnya seperti lemak, protein atau karbohidrat – yang tubuh anda dapat mencernanya dan menyerapnya. Serat tidak dapat dicerna oleh tubuh anda. Oleh karena itu, serat melewati perut, usus kecil dan keluar dari tubuh anda secara utuh.

Fiber is commonly classified into two categories: those that don't dissolve in water (insoluble fiber) and those that do (soluble fiber).

Serat secara umum dapat di klasifikasi menjadi dua kategori : serat yang tidak larut dalam air dan serat yang larut dalam air.

  • Insoluble fiber. This type of fiber promotes the movement of material through your digestive system and increases stool bulk, so it can be of benefit to those who struggle with constipation or irregular stools. Whole-wheat flour, wheat bran, nuts and many vegetables are good sources of insoluble fiber.

Serat yang larut dalam air. Jenis dari serat ini menciptakan gerakan dari makanan melalui system pencernaan anda dan meningkatkan pembuangan BAB (buang air besar) , sehingga bermanfaat bagi orang-orang yang berjuang dengan konstipasi atau BAB yang tidak teratur. Semua tepung gandum, kulit gandum, kacang dan banyak sayuran merupakan sumber yang paling baik untuk serat yang tidak larut di dalam air.

  • Soluble fiber. This type of fiber dissolves in water to form a gel-like material. It can help lower blood cholesterol and glucose levels. Soluble fiber is found in oats, peas, beans, apples, citrus fruits, carrots, barley and psyllium.

Serat yang larut di dalam air. Serat jenis ini larut di dalam air untuk membentuk bahan seperti gel. Bahan ini dapat membantu mengurangi kolesterol darah dan kadar gula darah. Serat yang larut dalam air bisa ditemukan pada oats, kacang polong, buncis, buah apel, buah jeruk, wortel, barley dan psyllium.

 

The amount of each type of fiber varies in different plant foods. To receive the greatest health benefit, eat a wide variety of high-fiber foods.

Jumlah dari masing-masing fiber bervariasi pada makanan yang berasal dari berbagai tumbuhan yang berbeda. Untuk memperoleh manfaat kesehatan yang p[aling besar, makanlah banyak berbagai makanan yang mengandung serat yang tinggi.

Benefits of a high-fiber diet

Manfaat dari diet dengan makanan berserat tinggi.

A high-fiber diet has many benefits, which include:

Makanan berserat tinggi mempunyai beberapa manfaat, yang meliputi :

  • Normalizes bowel movements. Dietary fiber increases the weight and size of your stool and softens it. A bulky stool is easier to pass, decreasing your chance of constipation. If you have loose, watery stools, fiber may also help to solidify the stool because it absorbs water and adds bulk to stool. For some, fiber may provide relief from irritable bowel syndrome.
  • Menormalkan gerakan isi perut. Makanan berserat meningkatkan berat dan ukuran dari tinja anda dan melunakannya sehingga mempermudah pembuangannya dan menurunkan konstipasi.


Last Updated on Wednesday, 09 December 2009 05:48
 

Advertisement

KutuBuku


Masukkan Code ini K1-AC7Y11-2
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Ads

Pasang Iklan Anda di sini

Tiga baris Rp 50.000,- per bulan.
www.yourdomain.com

Hubungi Webmaster :
(021)-7000.2375