| Apa sih Autisme ? |
|
| Written by Administrator |
| Sunday, 04 October 2009 13:33 |
Apa sih Autisme ?Autisme bukanlah sebuah penyakit karena bukan disebabkan oleh virus atau kuman, autisme adalah suatu gangguan perkembangan, jadi tidak dapat diobati. Dalam dunia medis dikenal dengan istilah autisme invantil kemudian diperpendek menjadi autisme, kemudian diperpendek lagi oleh awan menjadi autis. Istilah yang lain dari autis juga disebut spectrum disorder karena spektrumnya luas. artinya spektrumnya luas maka gejalanya sangat variatif. Antara lain hiperaktif, dan hipoaktif, tingkah laku anak yang suka menyerang, ada yang suka menyakiti diri sendiri, ada yang pintar, ada yang bodoh. Autisme bukan karena adanya kelainan kromosom, namun dikarenakan adanya kelemahan genetik. Dan ditunjang oleh paparan negatif dari lingkungan. Namun pada beberapa kasus autis disebabkan adanya predisposisi yang diturunkan oleh ayah dan ibu secara bersama-sama, bukan oleh salah satunya tetapi kedua-duanya. Deteksi dini Jika saat hamil sang ibu menderita campak, herpes ataupun rubella, apalagi jika penyakit itu diderita saat tri semester pertama, maka saat anaknya lahir harus diwaspadai bisa jadi sang anak bisa terpengaruh perkembangan otaknya yang akan berimbas kepada autisme. Pada sebagian kasus autisme terdeteksi pada usia 1,5 sampai usia dua tahun, saat hamil, proses kelahiran serta perkembangannya normal, namun kemudian terjadi kemunduran. Misalnya, sudah bisa berbicara tapi sekarang tidak bisa lagi, atau tiba-tiba sekarang menjadi hyper. Ciri fisik yang bisa diamati adalah anak terlihat tidak responsif, tatap matanya sejak kecil tidak ada. Tidak merespons candaan ibu alias cuek, dan tidak berusaha mencari suara ibu saat dipanggil. Bagaimana terapi untuk penyandang autis ? Terapi untuk anak autis ada dua macam, yaitu terapi dari luar tubuh dan terapi dari dalam. Terapi dilakukan harus dengan intensif, komprehensif, dan beraneka macam. Terapi dari luar dilakukan dengan : Pertama, bagi anak yang tidak bisa berbicara maka harus mendapatkan terapi bicara terlebih dahulu. Kedua, terapi okupasi atau terapi untuk merangsang dan melenturkan otot-otot halus. Pada umumnya anak autis ototnya sangat kuat namun kaku, saat ia memukul sesuatu dengan sangat keras, namun disaat memegang pensil tanganya menjadi tidak bertenaga atau lemas, seolah tak ada tenaga sama sekali. Ketiga, terapi perilaku. Jadi perilaku yang tidak wajar dihilangkan, diganti dengan perilaku yang wajar. Keempat, terapi integrasi sensoris. Terapi ini diperuntukkan bagi keseimbangannya tidak bagus atau panca inderanya ada gangguan. Sedangkan terapi dari dalam tubuh dapat dilakukan dengan pemeriksaan kondisi kesehatan. Pada umumnya anak autis mempunyai alergi terhadap makanan dan biasanya dari beberapa jenis makanan. Maka langkahnya adalah dengan menyembuhkan alergi tersebut, baru kemudian diterapi. Ada juga anak yang pencernaannya mengalami gangguan berupa intensitas buang air besar yang sangat jarang, dan biasanya baunya luar biasa. Bisa jadi di organ pencernaan anak itu banyak jamur dan kumannya. Atau bisa jadi anak keracunan logam berat, sehingga perlu di lakukan tindakan detoksi dan dikeluarkan logam beratnya terlebih dahulu. Terapi tidak harus ditangani oleh ahli, terapi bisa dilakukan oleh keluarga dirumah dengan syarat dilakukan dengan disiplin, tegas, kontinyu dan konsisten. Sebab bisa jadi orang tua dicuekin. Namun saat dibawa ke tempat terapi sang anak akan jadi penurut kepada guru atau terapisnya. Alasan lain adalah faktor tingginya biaya yang menjadi kendala. Dibeberapa tempat biaya terapi dihitung perjam, harganya berfariasi antara Rp. 50.000 hingga ratusan ribu. Belum lagi jika harus membayar untuk obat-obatan yang dibutuhkan. Gejalanya adalah gangguan perkembangan yang menyangkut perkembangan komunikasi dua arah, kemudian interaksi sosial yang timbal balik, dan perilaku, lebih gampangnya disebut lambat bicara. Perbedaan antara anak autisme dan tidak adalah jikalau anak terlambat bicara saja maka dia akan berusaha komunikasi dengan bahasa tarzan. Bisa jadi anak tersebut mengalami keterlambatan komunikasi verbal. Tapi secara non verbal anak akan berusaha komunikasi dengan mimik muka, dan dengan gerak gerik. Sedangkan anak autisme tidak demikian. Tahun 1987 rasio jumlah autisme adalah 1: 5.000, namun tahun 2007 lalu di AS menurut laporan Center for Disease Control memiliki rasio autisme 1:150 (di antara 150 anak, ada satu anak autisme). Sedangkan di Inggris disebutkan rasionya yaitu 1:100. Untuk Indonesia belum diketahui secara pasti angkanya. Perbedaan antara down syndrome dan autisme Down syndrome itu disebabkan oleh adanya kelainan kromosom. Pada saat pembuahan ada kromosom yang menyimpang. Seharusnya kromosom ibu terbelah menjadi dua, dan kromosom ayah juga terbelah menjadi dua juga, lalu kemudian masing-masing kromosom saling menempel seperti di nomor 1, 2, 3, dan seterusnya. Namun karena ada satu kromosom yang ‘nakal’, kromosom bukannya menempel di kromosomnya sendiri, di nomornya sendiri, tapi dia menyeleweng menempel di kromosom lain, maka terjadi kelainan yang disertai dengan retardasi mental. Jadi IQ-nya kurang. Down Syndrome itu ciri fisiknya disebut Mongoloid, karena wajahnya seperti orang Mongol. Matanya miring ke atas, hidungnya pesek, dan sebagainya. Semua orang didunia ini jikalau sudah terkena down syndrome maka bentuk fisik wajahnya akan mempunyai kesamaan. Penyebab autisme Menurut Melly Budhiman, Ketua Yayasan Autisme Indonesia (YAI) autisme diebabkan oleh beberapa hal, antara lain. Racun-racun kimia. yang terdapat di makanan. Saat ini banyak disinyalir adanya pengawet, perasa, pewarna makanan, itu semua racun kimia. Selain itu, di rumah kita memakai penyemprot pembasmi nyamuk. Kalau obat itu bisa membunuh nyamuk, maka berarti juga racun buat manusia. Polusi udara adalah penyebab autisme juga . Konon udara kita khususnya di Jakarta adalah menyadang predikat terpolusi nomor tiga di dunia di bawah Cina dan India. Tanpa sadar anak-anak kita menghirup udara yang mengandung logam berat, misalnya mercury, cadmium, plumbum (timah hitam). Related Article : |
| Last Updated on Sunday, 04 October 2009 13:52 |
List All Products |
|
|
Advanced Search |
|
| Lost Password? | |
| Forgot your username? | |
|
|
|
| Download Area |