| Sikas Tanaman Purba |
|
| Written by Administrator | ||
| Wednesday, 08 July 2009 08:12 | ||
Sikas, Tanaman
Purba
Tanaman ini termasuk famili Cycadaceae, dan terdiri lebih dari 90-an spesies. Tanaman ini tergolong tanaman sangat kuno,
karena telah ada sejak ribuan tahun lalu. Banyak jurnal ilmiah yang mengaitkan
tanaman ini dengan jaman Jurrasic yang terjadi ratusan ribu tahun yang lalu. Tak sulit untuk
menanam Sikas, baik sebagai tanaman indoor maupun outdoor. Terutama jika media
tanam yang digunakan adalah tanah merah. Hanya saja untuk mendapatkan tanah ini
biasanya ada di pinggiran kota. Boleh juga ditambahi pasir malang di bagian
atas tanah, agar saat disiram tanahnya tidak becek dan mengotori pot.
Meski sulit
dibudidayakan, perawatan Sikas sangat gampang. Kena panas atau hujan tidak
berpengaruh, meskipun sebenarnya lebih suka panas. Hanya saja, daunnya sering
terserang penyakit seperti kutu putih. Hal – hal berikut
ini bisa digunakan sebagai panduan untuk memelihara Sikas : 1. Jangan sembarangan memakai pestisida untuk membasmi hama, karena bisa merusak daunnya. Biasanya karena tak sabar, tanaman yang kena kutu dianggap sudah mati dan dibuang. Harusnya dibersihkan dengan cara menyikat kutunya. Meski agak lama, tapi dijamin bakal keluar pucuknya lagi.
2. Perbanyakan Sikas dilakukan dengan cara vegetatif dan biji. Tapi ada juga dari anakan yaitu dari tunas yang keluar dari samping batang. Agar tumbuh lebih baik, disarankan agar tidak menyiram Sikas setiap hari. Cukup tiga kali dalam seminggu saja disiram.
3. Air. Tanaman sikas pada umumnya tidak suka terlalu banyak air, hal ini dikarenakan kebanyakan berasal dari daerah yang curah hujan rendah kecuali yang berasal dari hutan hujan Amerika tengah.
4. Media. Semua sikas menyukai media yang sangat poros. dan menyukai pot yang agak dalam agar akar utama (taproot) bisa bertumbuh maksimal terutama untuk tanaman yang baru tumbuh. Akar ini akan membesar seperti ubi untuk dipakai sebagai cadangan makanan. Sebagai panduan campuran media yang dipakai apabila disiram air sebaiknya langsung mengalir dan tidak tertahan.
5. Pupuk. Seringkali sikas dianggap bisa tumbuh baik di tanah yang miskin hara, meski ada benarnya tetapi sebenarnya sikas akan tumbuh jauh lebih maksimal dengan pemberian pupuk yang teratur.
6. Cahaya : kebanyakan sikas menyukai cahaya dengan intensitas tinggi untuk menjaga daun tetap sehat dan kompak kecuali beberapa zamia yang menyukai matahari tak langsung.
|
||
| Last Updated on Tuesday, 18 August 2009 06:01 |
List All Products |
|
|
Advanced Search |
|
| Lost Password? | |
| Forgot your username? | |
|
|
|
| Download Area |